Kamis, 27 September 2012

(MARISTA) TARI BARITO PADA FESTIVAL BUDAYA ISEN MULANG 2012 DI PALANGKA RAYA


%

Akal here...!.! Talau lagi..! Itulah "enyak" kalau budaya dari akar dan filosofi yang berbeda harus terpaksa dipertandingkan untuk memperoleh satu nomor kejuaraan. Singkat kata, apa bisa dipertandingkan seni Wadian dengan Bagandut atau Kanjan Halu? Apa bisa pencak silat dipertarungkan dengan sepak bola? Apa bisa sepak bola bertanding dengan bola voli.., walau pun sama-sama pakai bola, jaring dan lapangan? Tapi itulah dunia..., kita harus bertanding dan harus ada yang keluar sebagai juara?

Maka bertarunglah seni Wadian Dusmala dari Barito Selatan dan Barito Timur melawan kinsai amuk Kapuas Kahayan plus egal Kotawaringin. Siapa yang juaranya? Tanyakan dulu siapa jurinya? Kalau tahu siapa jurinya maka akan tahu siapakah para pemenangnya.

Trus..., walau pun festival budaya tingkat Provinsi Kalimantan Tengah "ISEN MULANG" ini rutin dilaksanakan setiap tahunnya..., ternyata dan ternyana...., penyelenggaraan tahun 2012 termasuk penyelenggaraan yang paling rendah nilai keseniannya. Kenapa......? Biarkan saja dewan juri yang menilainya dan keputusan juri tidak dapat diganggu gugat. 

Dan inilah dia wajah sendu Kutus alias Rustamaji yang setia membawakan Wadian dimana-mana sepanjang ada peluang (pel + uang). . . ; sebuah desahan sisa-sisa nafas masa lalu. . . ; ... sisa-sisa purek parukung budaya leluhur yang masih setia dikorek-korek ....., untuk dilihat oleh anak cucu bangsa...! Hiyah.... angke..., Kur sumangat! Brur burrrrr.....!

Bagi yang berkenan untuk menyaksikan tampilan anak buah Kutus di Palangka Raya itu, silakan saksikan di sini: http://youtu.be/tPjsbCCwu8A. Terima kasih.

T4%

Tidak ada komentar: