Rabu, 21 Mei 2014

LEBEL BARU, KRITIK PUN BARU



Barsel Promo hanyalah upaya kecil untuk menggali, memproduksi dan memasarkan sesuatu yang nantinya bisa menjadi oleh-oleh khas daerah Kalimantan Tengah, terutama Kabupaten Barito Selatan. Karena usaha ini baru berjalan tiga bulan dan digarap secara kecil-kecilan pula maka hasilnya pun terbilang kecil-kecilan juga. 
.
Meskipun usaha ini kecil namun proses produksinya memenuhi standar kesehatan, bahan yang dipakai harus standar nasional Indonesia dan pengemasannya diupayakan sebaik mungkin. Itu artinya kami memakai bahan bermerek, tanpa bahan pengawet, tanpa pewarna, tanpa penyedap rasa (MSG) dan dijamin halal.  Kemasan dan label mereknya pun dipesan dari Pulau Jawa mengingat Kalimantan belum ada kemasan yang dianggap memadai.
.
Singkat kata, lebel kemasan kami yang baru ternyata menuai masukan dan kritik yang baru pula. Betapa tidak. Label Stik Lambiding yang bergambar kupu-kupu khas Kalimantan Tengah dan gambar daun lambiding yang agak tersamar,  rupanya dianggap sebagai Stik Kupu-kupu. Stik Paku yang bergambang Kantong Semar (Nepenthes) dianggap makanan berbahan Kantong Semar. Dan Stik Lancar Kujang yang bergambar Lanting Dusun Bambaler...., apakah makanan ini bisa dianggap snek dengan bahan dari lanting atau pohon jabuk...? 
.

Terserah saja apa pun kritik atau masukan orang, kita sih terima saja sebagai bahan evaluasi. Yang jelas semua itu terjadi karena kami masih belajar dan berjuang dengan segala keterbatasan yang ada. Maksudnya, kami belum punya desainer lebel yang berpengalaman, tidak punya kamera yang cukup untuk mengambil foto dan tidak ada upaya untuk mencari profesional untuk membuatkan lebel karena tidak punya dana. Oleh karena itu, mudah-mudahan ada fihak di daerah ini yang berkenan membantu, terima kasih.
.

Silakan bandingkan dengan label produk ini, adakah yang salah atau justru kesalahan itulah daya tariknya?

 Anak ini minum teh botol atau teh kotak......, terserah lah....?

Tidak ada komentar: