Minggu, 20 September 2015

KABUT ASAP MELANDA, DUNIA PUN AKAN LAYU DAN SEGERA MUSNAH....

Sampai sekarang kabut asap akibat kebakaran lahan, semak dan hutan terus melanda. Selama Agustus dan September 2015 gangguan kesehatan terus meningkat. Dampak asap  membuat masyarakat bersengketa, bayi meninggal karena asma, bunuh diri akibat lahan orang lain yang terbakar dilaporkan ke polisi. Bahkan kecelakaan lalu lintas merenggut nyawa akibat jalan berkabut.  Pokoknya, asap adalah bencana alam, bencana kemanusiaan dan azab yang nyata.
.
Berkali-kali sekolah diliburkan akibat asap. Maksudnya mengurangi dampak buruk menghirup asap tercemar. Tapi anehnya..., anak-anak yang diliburkan itu justru diikutkan pertandingan olah raga HUT Kabupaten Barito Selatan. Berbagai pertandingan dan lomba terus saja digelar. Bagus juga melihat anak-anak gerak jalan pakai masker. Pertandingan voli pake masker. Sepak bola dan futsal juga pakai masker. Tidak kalah seru..., pacaran juga pakai masker. Komplit..., manusia memang benar-benar sudah mirip herder atau anjing gila yang diikat moncongnya.
Sekarang di Buntok sedang ada Barsel Expo 2015 di Stadion Batuah Buntok. Ajang ini berlangsung antara 14-21 September 2015. Sedih even ini selama dua tahun terakhir dimeriahkan juga dengan pertunjukan kabut asap yang menyesakkan dada. Apa boleh buat, dunia memang tidak suci lagi. Apa boleh buat, hutan lestari untuk masa depan ternyata hanya serangkaian kata-kata indah di expo dan pameran.

Rabu, 02 September 2015

ASAP, ASAP DAN ASAP LAGI...

Tanggal 31 Agustus - 01 September 2015 kebakaran lahan sangat parah terjadi disepanjang jalan menuju Pendang (kecamatan Dusun Utara). Tidak perlu diceritakan lagi kebakaran yang melanda sepanjang Jalan MTU, arah Buntok - Ampah dan sekitarnya. Kebakaran tahun ini memang cukup merepotkan.
.
Meneruskan warta http://antarakalteng.com/berita/244784/puluhan-hektare-lahan-buntok--palangka-raya-terbakar, Rabu, 26 Agustus 2015 19:28 WIB, kota Buntok memang sedang bermandikan kabut asap. Dalam 2 (dua) hari terakhir (31/08 - 01/09) adalah hari-hari terparah dilanda asap bagi Buntok dan sekitarnya.
.
Kemarin kedatangan helikopter yang membawa pasangan calon Gubernur Kalimantan Tengah Sugiyanto Sabran - Habib Ismail  juga menembus kabut asap sehingga pasangan ini merasakan bagai mana menghirup asap dan harus memikirkan jalan keluarnya.