Senin, 30 Maret 2015

KERIPIK YANG TERSEDIA DI BARSEL PROMO SEKARANG


DSC00160
Hari ini Senin 30 Maret 2015 masih tersedia di Toko Simpang, Jalan Panglima Batur 7, samping Kejaksaan Negeri Buntok aneka keripik oleh-oleh khas Kalimantan Tengah produksi Barsel Promo sebagai berikut :
1. Keripik Lambiding (Kelakai) seharga Rp. 15.000,- dan Rp. 9.000,- per bungkus.
2. Keripik Putri Malu (Sasupan) seharga Rp. 15.000,- dan Rp. 9.000,- per bungkus.
3. Keripik Kulit Cempedak (Mandai) seharga Rp. 10.000,- per bungkus
4. Keripik Ikan Benangin seharga Rp. 15.000,- perbungkus.
.
DSC00166
Sedangkan aneka stik yang masih tersedia adalah:
1. Stik Ikan Benangin seharga Rp. 10.000,- per bungkus
2. Stik Lambiding seharga Rp. 10.000,- dan Rp. 7.000,- per bungkus
3. Stik Putri Malu seharga Rp. 10.000,- dan Rp. 7.000,- per bungkus
4. Stik Nanas seharga Rp. 10.000,- dan Rp. 7.000,- per bungkus
.
42656-barsel2bpromo
Barsel Promo Buntok
Alamat : Jalan Panglima Batur 7 Buntok, Kalimantan Tengah
Kontak / sms : Syamsuddin Rudiannoor (0813 4960 6504)
Info Anggrek / Satwa : Maidi (0852 4951 3880)
http://www.facebook.com/barito.selatan

Sabtu, 28 Maret 2015

HARI BUMI

Hari Bumi Sedunia merupakan hari pengamatan tentang bumi yang diperingati secara internasional setiap tahunnya pada tanggal 22 April. Hari Bumi pada awalnya bertujuan untuk meningkatkan apresiasi dan kesadaran manusia terhadap planet yang ditinggali oleh manusia saat ini yaitu bumi. 
.
Pertama kali dicanangkan oleh Senator Amerika Serikat, Gaylord Nelson, pada tahun 1970. Dia adalah seorang pengajar di bidang disiplin ilmu lingkungan hidup. Tanggal ini sebenarnya bertepatan dengan waktu musim semi di daerah Northern Hemisphere pada belahan Bumi utara dan waktu musim gugur pada belahan Bumi selatan.
.
United Nation (UN) atau PBB memperingati hari Bumi sedunia pada tanggal 20 Maret yang merupakan sebuah tradisi dari aktivis perdamaian John McConnell pada tahun 1969. Tanggal tersebut merupakan hari dimana matahari berada tepat di atas khatulistiwa atau dikenal dengan istilah Ekuinoks Maret. Saat ini hari bumi diperingati oleh 175 negara dan secara global telah dikoordinasi oleh Jaringan Hari Bumi atau Earth Day Network.
.
Di Indonesia, peringatan atau perayaan Hari Bumi sebenarnya belum banyak diketahui oleh kalangan masyarakat. Hal ini berbanding terbalik dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang selalu diperingati setiap tanggal 5 Juni. Pada dasarnya memang tidak terdapat perbedaan antara Hari Bumi Sedunia dengan Hari Lingkungan Sedunia. Hal yang paling membedakan antara dua hari besar itu adalah sejarahnya saja.
.
Hari Bumi awalnya diprakarsai oleh masyarakat serta diperingati oleh LSM dan organisasi di bidang pelestarian lingkungan hidup, sedangkan Hari Lingkungan Sedunia diperingati berdasarkan Konferensi UN tentang Lingkungan hidup yang berlangsung pada 5 Juni 1972 di Stockholm. Tanggal konferensi tersebut kemudian ditetapkan menjadi Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Indonesia berpartisipasi dalam konferensi tersebut dan diwakili oleh Prof. Emil Salim yang menjabat sebagai Kepala Bappenas. Hari Lingkungan Hidup Sedunia dianggap lebih resmi dan sering diperingati oleh masyarakat maupun pemerintah di sejumlah negara di dunia. Tujuan dasar dari kedua peringatan hari besar tersebut adalah untuk merangsang kepedulian masyarakat terhadap lingkungan hidup yang semakin hari semakin rusak.

Senin, 23 Maret 2015

HARI AIR SEDUNIA, SELAMATKAN SUNGAI DAN DANAU KAMI..!


Tanggal 22 Maret 2015 kemarin diperingati sebagai Hari Air International. Di Jakarta ada kegiatan pembersihan kali Ciliwung. Di Jawa Barat Wakil Gubernur Dedi "Naga Bonar" Mizwar  ikut bersih-bersih sungai di kota Bandung. Pada intinya kampanye dan seremoni gaya pemerintah. Semoga saja kegiatan ini bisa ditarik manfaatnya.
.
Hari Air Sedunia (World Day for Water) adalah perayaan yang ditujukan sebagai usaha-usaha menarik perhatian publik akan pentingnya air bersih dan usaha penyadaran untuk pengelolaan sumber-sumber air bersih yang berkelanjutan 

Hari Air Sedunia diperingati setiap tanggal 22 Maret, inisiatif peringatan ini di umumkan pada Sidang Umum PBB ke-47 tanggal 22 Desember 1992 di Rio de Janeiro, Brasil.
.
Bagi kami air adalah keseharian. Disini air adalah tempat tinggal dan semua aktivitas.  Budaya kami masih budaya sungai dan danau. Wilayah kami adalah hutan dataran rendah yang berrawa. Kalau air kami terus dicemari oleh limbah batu bara, racun ikan atau bahan berbahaya lainnya maka lambat-laun kami pun akan celaka. Maka tetapkan segera hutan dan danau kami yang masih asli sebagai aset yang dilindungi. Kami punya danau Hante, danau Palui, bahkan ratusan danau dan rawa lainnya.
.

42656-barsel2bpromo
Barsel Promo Buntok

Alamat : Jalan Panglima Batur 7 Buntok, Kalimantan Tengah

Kontak / sms : Syamsuddin Rudiannoor (0813 4960 6504)

Info Anggrek / Satwa : Maidi (0852 4951 3880)




Hari Hutan Sedunia, Jangan Cuma Seremoni

Terlihat dari berita TV nasional dan daerah kegiatan peringatan Hari Hutan Sedunia yang digelar tanggal 21 Maret 2015. Di Jawa Barat sekelompok pelajar melakukan kegiatan di hutan yang masih tersisa. Di Surabaya pegiat lingkungan melakukan kegiatan di hutan mangrove. Di Jakarta justru diperingati dengan demonstrasi. Tapi di Kalimantan Tengah, wilayah yang masih banyak hutannya, justru tidak terdengar gaung kegiatannya.
.
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, http://id.wikipedia.org/wiki/Hari_Hutan_Sedunia, Hari Hutan Sedunia diperingati pertama kali pada tanggal 21 Maret 2013 berdasarkan resolusi PBB pada 28 November 2012. Peringatan ini dirayakan setiap tahunnya pada tanggal 21 Maret untuk saling berbagi mengenai visi misi kehutanan dan kaitannya dengan perubahan iklim di seluruh dunia serta strategi yang harus dilakukan.
.
Setiap tahunnya 13 juta hektare hutan (luas yang kurang lebih sama dengan luas negara Inggris) menghilang dari muka bumi. Bersamaan dengan hilangnya hutan, hilang pula ekosistem yang ada di dalamnya, termasuk spesies tumbuhan dan hewan langka. 80% keanekaragaman hayati berdiam di hutan. Deforestasi menyebabkan 12 hingga 18 persen emisi karbon dunia tidak terserap, dan nilai tersebut setara dengan emisi karbon dari transportasi di seluruh dunia. Hutan juga merupakan media sekuestrasi karbon yang utama. Selain ekosistem, populasi manusia terutama masyarakat adat di sekitar hutan sangat bergantung pada hasil hutan non-kayu untuk penghidupan mereka.
.
Kami memohon dengan hormat pemerintah menetapkan hutan suaka di Kabupaten Barito Selatan karena kerusakan alamnya sangat cepat dan tidak bisa dikontrol. Daerah ini memiliki luasan hutan dan rawa yang sangat besar namun tidak terjaga. Maka kami siap mendukung apabila pemerintah memang peduli dengan keselamatan alam dan kehidupan kami di daerah. Kami tunggu realisasinya.
.
42656-barsel2bpromo
Barsel Promo Buntok

Alamat : Jalan Panglima Batur 7 Buntok, Kalimantan Tengah

Kontak / sms : Syamsuddin Rudiannoor (0813 4960 6504)

Info Anggrek / Satwa : Maidi (0852 4951 3880)




Kamis, 19 Maret 2015

TERSEDIA DI BARSEL PROMO HARI INI



DSC00219
Produk Barsel Promo Buntok yang tersedia hari ini adalah:
A. Oleh-oleh Makanan Ringan dalam kemasan dan siap santap
1. Keripik Putri Malu dengan harga Rp 15.000 per bungkus dan Rp 8.000,- per bungkus.
2. Keripik Lambiding (kelakai) dengan harga Rp 15.000,- per bungkus dan Rp 8.000,- per bungkus.
3. Keripik ikan Iwak Benangin dengan harga Rp 20.000,- per bungkus.
4. Keripik Kulit Cempedak “Mandai” dengan harga Rp 20.000,- per bungkus dan Rp. 10.000,- per bungkus
5. Stik ikan Iwak Benangin seharga Rp 20.000,- per bungkus.
6. Stik Putri Malu Rp 10.000,- per bungkus dan Rp 6.000,- per bungkus
7. Stik Nanas seharga Rp 10.000,- per bungkus dan Rp 6.000,- per bungkus
8. Stik Lambiding berharga Rp 10.000,- per bungkus dan Rp 6.000,- per bungkus
.
5743b-dsc00588
B. Buku-buku lokal produksi Barito Raya Pro Buntok

1) Sejarah Kalimantan Tengah I berjudul NAN SARUNAI USAK JAWA (Negara Dayak Dihancurkan Bangsa Jawa), tebal 89 halaman, harga Rp. 30.000,-. Pesan dari luar kota tambah ongkos kirim Rp. 15.000,-.
.
2) Sejarah Kalimantan Tengah II berjudul GIGIR GAMPAR BARITO RAYA, Amuk 1860-1905, tebal 171 halaman, harga Rp. 60.000,-. Pesan dari luar kota tambah ongkos kirim Rp. 20.000,-
.
3). Wayang Kalteng berjudul PUNAKAWAN DALAM SATIRE DAYAK BESAR. Tebal buku 366 halaman, harga per buku Rp. 120.000,-. Pesan dari luar kota tambah ongkos kirim Rp. 40.000,-
.
4). Legenda Kabupaten Barito Timur berjudul LIANG SARAGI, Semuanya karena Cinta. Tebal buku 252 halaman, harga buku Rp. 70.000,-. Pesan dari luar kota tambah ongkos kirim Rp. 25.000,-
.
5. SEKS BEBAS, PORNO AKSI DAN ULAMA BIRAHI, tebal buku 201 halam, seharga Rp. 65.000,-. Pesan dari luar kota tambah ongkos kirim Rp. 25.000,-
.
 http://1.bp.blogspot.com/-c0BZpX5iA14/U2m0Qd1xNdI/AAAAAAAABdA/3VUEIODZ0kw/s1600/FILE0001.JPG
Pemesanan dari luar daerah hanya untuk buku dan dilayani melalui SMS kepada SYAMSUDDIN RUDIANNOOR, dengan nomor 0813 4960 6504. Apabila SMS terjawab dan disepakati maka pembeli terlebih dahulu mengirimkan uang harga buku dan ongkos kirim ke rekening bank yang diberitahukan melalui SMS. Setelah transfer masuk barulah buku dikirimkan kepada pembeli melalui paket pos atau jasa kurir lainnya.
.
42656-barsel2bpromo
Barsel Promo Buntok
Alamat : Jalan Panglima Batur 7 Buntok, Kalimantan Tengah
Kontak / sms : Syamsuddin Rudiannoor (0813 4960 6504)
Info Anggrek / Satwa : Maidi (0852 4951 3880)

Senin, 16 Maret 2015

ORANG UTAN DAN BEKANTAN LINTAS KALSELTENG

FAKTA DAN UNTUK APA FAKTA
Fakta bahwa orang utan dijumpai juga di Kalimantan Selatan, (tidak di Kalteng saja), tepatnya dijumpai di kabupaten Hulu Sungai Utara, itu memang benar. Wilayah ini perbatasan langsung dengan kabupaten Barito Selatan. Dengan demikian, tidak berguna fakta jikalau tidak ditindak-lanjuti dengan penyelamatannya. 
.
Fakta bahwa bekantan juga banyak dijumpai di Kalimantan Tengah, (tidak di Kalsel saja), juga tidak mengherankan. Di Taman Nasional Tanjung Puting (kabupaten Kotawaringin Barat) ada pusat penelitian bekantan di camp Leakey. Tapi bahwa bekantan adalah hama yang selalu diburu dan dibunuh, juga fakta. Perburuan bekantan terjadi karena satwa langka ini dianggap hama yang merusak pertanian seperti ladang jagung, kebun timun, waluh, kacang dan tanaman lainnya. Pada sisi lain daging bekantan juga dimakan sebagai hidangan yang langka lagi sangat lezat rasanya. Singkat kata, untuk apa fakta ini ada kalau upaya untuk penyelamatannya tidak ada?
.

Hasil gambar untuk orangutanORANG UTAN DAN BEKANTAN LINTAS KALSELTENG 
Sampai saat ini bekantan masih dijumpai disekitar ladang masyarakat di kecamatan Karau Kuala (Bangkuang) dan kecamatan Jenamas (Rantau Kujang). Kedua kecamatan ini berbatasan langsung dengan kabupaten Hulu Sungai Utara (Kalimantan Selatan). Di hutan pada daerah ini juga orang utan masih tersisa walau pun kondisinya sudah sangat buruk mengingat habitatnya sudah terkurung pertambangan batu bara, perkebunan kelapa sawit dan perladangan masyarakat.
.
Disamping orang utan dan bekantan, di perbatasan Kalselteng  ini (wilayah Jenamas-Pamingggir) juga terdapat peternakan kerbau rawa yang cukup besar. Dengan demikian perlu usaha besar untuk menyelamatkan habitat satwa-satwa khas di daerah ini.
.



Barsel Promo Buntok
Alamat : Jalan Panglima Batur 7 Buntok, Kalimantan Tengah
Kontak / sms : Syamsuddin Rudiannoor (0813 4960 6504)
Info Anggrek / Satwa : Maidi (0852 4951 3880)

Sabtu, 14 Maret 2015

MASIH TERSISAKAH ORANG-UTAN DI MADARA?


 Bayi Orangutan ini Dibanderol Rp 50 Juta oleh Pedagang Satwa di FacebookMungkin masih ingat dengan posting kami hari Minggu, 22 Februari 2015 berjudul “BAYI ORANG UTAN DIJUAL DI FACEBOOK”. Tulisan itu dibuat pasca menyaksikan Trans TV Minggu 22 Februari 2015 yang merilis berita “Bayi Orang utan dijual Rp. 50 juta oleh pedagang satwa, ditawarkan melalui facebook”. Dalam http://news.detik.com/read/2015/02/22/115746/2839285/10/bayi-orangutan-ini-dibanderol-rp-50-juta-oleh-pedagang-satwa-di-facebook, “Polisi meringkus seorang pedagang satwa langka yang yang membuka lapaknya di Facebook. Bayi orangutan lucu yang masih berusia 5 bulan dibanderol Rp 50 juta oleh pedagang berinisial D ini”.
.
kisah-pelacur-orangutan-di-rimba-borneoKabar sebelumnya, orang utan Kalimantan Tengah dijadikan pelacur oleh germonya di kompleks pelacuran Kereng Pangi, kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah. Sungguh ini berita yang sangat mengerikan dan memalukan. Dinantara laman yang memberitakan adalah http://www.merdeka.com/dunia/kisah-pelacur-orangutan-di-rimba-borneo.html.
Dosa terbesar semacam ini tiada lain melainkan dibunuh binatangnya, dipancung germonya dan dirajam sampai mati orang-orang yang menggaulinya. Sungguh terlaknat dan super nista kelakuan manusia durjana di alam fana Indonesia Raya tercinta ini.
.
Terlepas dari bejatnya tingkah manusia terhadap orang-utan Kalimantan, satu pertanyaan masih tersisa: “Masih adakah orang utan yang mendiami hutan Madara dan sekitarnya?” Pertanyaan ini perlu sebab di kabupaten Barito Selatan memang terdapat orang utan di Madara. Hanya saja apakah keberadaannya masih tersisa sebab wilayah jelajahnya yang membentang dari Madara (kabupaten Barito Selatan) sampai Mantangai (kabupaten Kapuas) sudah tersekat-sekat oleh aktivitas manusia. Hutan sudah dirambah untuk diambil kayunya. Hutan dirusak demi batu dan pasirnya. Hutan juga telah terbuka oleh Perkebunan Kelapa Sawit yang kian menggila.
.
DSC00044
Harapan kami, hutan Madara, hutan seberang kota Buntok, memanjang sampai belakang desa Mangkatip (Dusun Hilir) bisa diselamatkan untuk konservasi. Kami rindu keseimbangan alam tetap terjaga. Kami sangat marah kalau hutan dan satwa kami punah atau rusak. Atau bisa jadi kami akan memberontak atau mengekspresikan kemarahan kami kepada sesuatu yang negatif. Kami ingin pemerintah bertindak menyelamatkan hutan dan satwa kami di Barito Selatan.
.
Barsel Promo Buntok
Alamat : Jalan Panglima Batur 7 Buntok, Kalimantan Tengah
Kontak / sms : Syamsuddin Rudiannoor (0813 4960 6504)
Info Anggrek / Satwa : Maidi (0852 4951 3880)

Rabu, 11 Maret 2015

IBU PERTIWI, Lagu Wajib Bajakan untuk Indonesia(?)

LAGU IBU PERTIWI TERKENAL DI CHINA?
Hari ini Rabu tanggal 11 Maret 2015 sejak pukul 05.00 WIB pagi saya menyaksikan berita televisi dengan berganti-ganti chanel. Namun antara pukul 07.30 - 08.00 WIB tanpa sengaja saya terhenti pada chanel televisi asing Celestial Movies yang sedang menayangkan film drama Mandarin "TICKET". Kenapa terhenti di sini? Karena film itu sedang menayangkan adegan yang ilustrasi orkestrasi musiknya adalah lagu nasional Indonesia "IBU PERTIWI". Fikir saya, sungguh hebat lagu Nasional Indonesia terkenal sampai jauh ke negeri China?
.
Namun pertanyaan terbalik justru muncul kemudian. Pertanyaannya, apakah lagu Ibu Pertiwi adalah lagu asli Indonesia yang diambil dengan permisi atau dibajak oleh kreator film China untuk ilustrasi musiknya, atau justru sebaliknya? Kalau selama ini kain batik Indonesia yang dibajak China lalu batik China itu dijual murah di Indonesia, apakah urusan lagu kebangsaan ini juga kasusnya sama? Singkat kata, lagu ini memang asli buatan orang Indonesia atau bajakan orang Indonesia demi bangsanya? Kita jadi teringat dengan nasib Malaysia dengan lagu Rasa Sayange..!
.
Lagu Wajib Indonesia
Dikutip dari http: //id.wikipedia.org/wiki/Ibu_Pertiwi_lagu:  "Ibu Pertiwi adalah lagu patriotik Indonesia populer yang walaupun seringkali diakukan bahwa ditulis oleh Ibu Sud, sebenarnya disusun dan ditulis oleh komposer yang tidak dikenal sekitar tahun 1950-an hingga 1960-an. Lirik lagu ini adalah tentang Ibu Pertiwi, personifikasi nasional dari Indonesia atau nusantara. Lagu ini biasanya dinyanyikan oleh anak-anak sekolah di Indonesia, dari Sekolah Dasar dan siswa Sekolah Menengah, atau dimainkan dalam orkes selama perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia.
.
Lirik lagu ini adalah sebagai berikut:
.
Bait Pertama:

Kulihat ibu pertiwi
Sedang bersusah hati
Air matamu berlinang
Mas intanmu terkenang

Hutan gunung sawah lautan
Simpanan kekayaan
Kini ibu sedang susah
Merintih dan berdoa
.
Bait Kedua:

Kulihat ibu pertiwi
Kami datang berbakti
Lihatlah putra-putrimu
Menggembirakan ibu

Ibu kami tetap cinta
Putramu yang setia
Menjaga harta pusaka
Untuk nusa dan bangsa
.
Kemiripan dengan lagu himne Kristen
Meskipun lirik lagu ini orisinal, musik dan melodi lagu ini entah bagaimana menyerupai himne Kristen What a Friend We Have in Jesus yang awalnya ditulis oleh penyair asal Irlandia Joseph M. Scriven sebagai puisi pada tahun 1855. Puisi itu sendiri kemudian dijadikan lirik lagu himne Kristen oleh Charles Crozat Converse, komponis lagu himne Kristen asal Amerika Serikat tahun 1868. Di Indonesia, lagu himne Kristen berbahasa Inggris ini diterjemahkan dan diberi judul "Yesus Kawan Sejati" atau "Yesus Ada Sobat Kita" dan dinyanyikan dalam bahasa Indonesia oleh pemeluk agama Protestan dalam acara-acara gereja Kristen di Indonesia. Ada kemungkinan bahwa sebelum tahun 1967 lagu yang sama ini diadopsi oleh seorang komposer lagu "Ibu Pertiwi" yang tidak diketahui.
.
Penutup
Kalau begini, apa mungkin lagu IBU PERTIWI dijadikan lagu nasional dan warisan bangsa? Buka mata, buka telinga, buka hati..? Atau.., tutup mata tutup telinga dan tutup hati..?

Senin, 09 Maret 2015

BURUNG SABARU KEHILANGAN DANAU SABARU (SATWA PELIHARAAN 4)

SATWA SEMAKIN TERANCAM
Dikutip dari http://www.dishut.jabarprov.go.id/index.php?mod=detilBerita&idMenuKiri=334&idBerita=84: "Dari Kalimantan Tengah dilaporkan, kelestarian orangutan (Pongo Pygmaeus) juga terancam akibat primata yang dilindungi ini dianggap sebagai hama bagi pemilik perkebunan sawit dan ladang. Padahal orangutan itu dari dulu berdiam di sana sebelum menjadi kebun sawit atau perladangan", kata Assistant Manager Communication Borneo Orangutan Survival Foundation, Mawas Conservation Program, Nina Nuraisyiah. Nina menuturkan, pihaknya sering mendapat telepon adanya orangutan yang tertangkap di areal pembukaan perkebunan sawit. Primata itu lalu diselamatkan dan di bawa ke Nyaru Menteng. Meski jarang laporan orangutan dikebun warga kadang juga ada.
SABARU KEHILANGAN DANAU SABARU
Selain orangutan, hewan yang dilindungi di Kalteng yang kini dilaporkan langka karena terusiknya habitat alaminya antara lain burung tingang atau enggang (Bucerotidae spp), sabaru /sejenis bangau tongtong (Leptoptilus javanicus) dan harimau dahan (Neofellis neobulusa).
.
Di kota Palangka Raya ada kelurahan Sabaru dan danau Sabaru namun burung sabarunya entah kemana? Masih adakah burung sabaru yang tersisa di alamnya nan bebas merdeka? Di kabupaten Barito Selatan yang seribu rawa, masih adakah bangau sabaru tersisa di alam bebas? Hanya para nelayan, pemancing, penyetrum dan tukang potas (racun ikan) yang bisa menjawabnya. 
.
Disini sabaru yang tersisa hidup di dalam sangkar, tidak bisa berkembang biak dan keberadaannya hanyalah untuk menunggu datangnya kematian. Tidak bisakah kita menyisakan danau yang banyak ikannya untuk Sabaru dan satwa lainnya hidup wajar? 
.
Barsel Promo Buntok
Alamat : Jalan Panglima Batur 7 Buntok, Kalimantan Tengah
Kontak / sms : Syamsuddin Rudiannoor (0813 4960 6504)
Info Anggrek / Satwa : Maidi (0852 4951 3880)

Minggu, 08 Maret 2015

SATWA-SATWA ANGGOTA BUPETS

Hewan peliharaan yang pertama adalah biawak Kalimantan jenis Salvatore / biawak dumerilii (Dumeril's Monitor). Kalau anda sering berkendaraan di jalan trans Kalimantan Buntok - Palangka Raya atau ke pelosok yang lebih dalam, dipastikan sering menjumpai biawak berada di tepian jalan atau menyeberangi jalan. Rabu lalu (4/3/2015) ketika kami melintas terdapat dua kali biawak menyeberangi aspal panas, bahkan ada satu yang mati terlindas mobil. 
.
Hewan kedua yang jadi piaraan adalah ular piton atau sawa. Jenis yang ada merupakan Phyton reticulatus yang apabila dalam kondisi normal bisa mencapai panjang 20 meter. Sangat disayangkan habitat ular ini semakin rusak akibat pembukaan lahan perkebunan besar dan pertambangan. 
.

Hutan yang luas semakin dibuat gersang. Kehidupan alam semakin mengalami guncangan hebat. Tuhan memang maha tahu? Tapi akan kemanakah satwa akan mengungsi atau bertransmigrasi menyelamatkan diri...?
.

Hewan ketiga yang dipelihara adalah ular derik Kalimantan. Viper Wagleri merupakan salah satu ular berbisa yang hidup di dataran rendah dan semak belukar di Asia Tenggara. Ular ini memiliki warna dan bentuk yang eksotis, para pecinta reptil menyukai ular ini.
.
Ular ini memiliki kepala yang besar berbentuk segitiga dengan warna yang bervariasi. Ada yang mempunyai warna dasar hitam atau coklat dengan variasi oranye atau kuning, ada pula yang dengan warna dasar hijau dengan pita kuning atau oranye.
.
Sayang sekali kalau habitat satwa terus digerus dan dirusak, sementara makhluk lain yang bernama satwa harus dihilangkan dari tempat asalnya. Ekonomi memang penting tapi keseimbangan alam juga bukan hal yang remeh. Tuhan menciptakan segala sesuatu bukan tanpa makna.
.
Barsel Promo Buntok
Alamat : Jalan Panglima Batur 7 Buntok, Kalimantan Tengah
Kontak / sms : Syamsuddin Rudiannoor (0813 4960 6504)
Info Anggrek / Satwa : Maidi (0852 4951 3880)

SOSIALISASI BUPETS

Buntok Petscholic berusaha mengadakan kegiatan dalam sosialisasi perkumpulannya. Diantara kegiatannya berupa temu rutin pecinta satwa piaraan di taman Iring Witu Buntok, kunjungan ke kota lain dan mengikuti even di luar daerah.
.
Buntok sebagai ibukota kabupaten yang penduduknya tidak mencapai 30 ribu jiwa tentu bersyukur memiliki gabungan anak muda yang peduli satwa di daerahnya. Apalagi kondisi saat ini semakin banyak satwa asli yang tertangkap, dibunuh bahkan diselundupkan ke luar daerah. Masalahnya adalah, adakah kegiatan ini aman ketika harus menyelamatkan satwa yang dilindungi Undang-undang padahal yang memeliharanya bisa dikenakan hukuman berat?
.
Saat ini sekretariat Bupets ikut ngantor di Buntok Pets Shop, Jalan Merdeka Raya Buntok. Disinilah para pecinta satwa bertukar fikiran, berbagi pengalaman dan merancang kegiatan. 
.
Tampak kelompok ini hanya riak yang sangat kecil, cuma beranggotakan 13 orang aktivis. Namun apabila kegiatannya termanfaatkan dengan baik, insya Allah satwa langka Barito Selatan bisa terselamatkan. Artinya, hutan dan alam yang kian hari semakin rusak adalah keprihatinan yang kian membesar saja. Apa yang harus dilakukan? Inilah tuntutan yang semakin dipertanyakan.
.
Barsel Promo Buntok
Alamat : Jalan Panglima Batur 7 Buntok, Kalimantan Tengah
Kontak / sms : Syamsuddin Rudiannoor (0813 4960 6504)
Info Anggrek / Satwa : Maidi (0852 4951 3880)